Pesantren Anak Sholeh

Setelah permintaan yang amat sangat dari si bawel Farah, sekarang aku akan mengepost cerita yang akan membiografi dirinya, Diah, Fafa, Nana, Radinka, Fatimah, dst.

Pesantren Anak Sholeh, yang disingkat PAS, adalah pesantren yang sekarang kuikuti. Bukan pesantren setiap hari, namun hanya diadakan Sabtu-Minggu saja. Aku cukup senang mengikutinya, karena dibimbing ustadzah yang baik dan ramah, juga tentunya dikompori oleh kelucuan beberapa sahabatku di sana.

Awalnya, kami semua sangat gugup dan kikuk untuk berkenalan. Lambat laun, kami tumbuh menjadi sebuah geng yang terdiri dari FaFaFaNaRaZaDi, yang merupakan singkatan dari Farah, Fafa, Fatimah, Nana, Radinka, Zahra dan Diah. Singkatan itu dimunculkan olehku dan Radinka saat jogging pagi.

Sekarang aku akan memperkenalkan mereka, yang terkenal dengan sikap mereka yang berbeda-beda…

***

Pertama, Farah yang bernama lengkap Fathimah Farah Sajidah. Dia anak paling cerewet di pondok kami, dan anak paling bandel, juga bawel. Aku mengelus dada kalau bertemu dengannya, hahaha.

Kedua, Fafa yang bernama lengkap Fadhila Annisa Thamri. Dia adalah saudara kembar Nana, dan keduanya merupakan anak terusil di pondok, setelah Farah mungkin. Menurutku, Fafa anak yang suka bercerita dan usil.

Ketiga, Fatimah. Dia bisa dibilang anak baru, dan dia merupakan sahabat Farah. Mereka berada di kelas dan sekolah yang sama. Dia anak yang ramah dan tidak seusil Farah.

Keempat, Nabila Annisa Thamrin, yaitu Nana. Nana bahkan lebih usil dari adiknya, Fafa. Wajahnya tirus, berbeda dari Fafa yang berpipi biasa, dan Nana adalah anak yang terkadang  membuatku gemas saking bandelnya anak itu.

Kelima, Radinka. Membicarakan gadis cilik berkulit putih ini, dia jauh berbeda dengan anak yang lain. Sikapnya sopan, ramah, dan tidak usil. Dia jarang melanggar peraturansepertiku dan anak yang lain, namun terkadang dia juga suka mendengarkan perencanaan nakal geng kami.

Keenam, Diah Ayudhya. Mengingatnya aku jadi sedih karena gadis itu sudah keluar dari pondok sejak sebulan atau beberapa minggu yang lalu. Dia terkenal di pondok kami dengan ‘sunnah Diah’ yang tak bisa kujelaskan disini karena terlalu rumit untuk ditulis tangan.

Yang lainnya tidak dapat kujelaskan karena aku tidak banyak mengenal mereka. Mungkin hanya bisa kusebutkan namanya. Yaitu Nahlah, Kwartet Naura yang namanya sama (Naura Alya, Naura Mutia, Naura Nadifa, dan Nauraya), Faiha, Daniyyah, Naya, dan beberapa lagi yang entah mengapa aku melupakannya, hehehe.

Sedang, para ustadzah yang setia mendampingi kami belajar adalah Ustadzah Patma, Ustadzah Fika dan Ustadzah Nur. Mereka membuat kami mati-matian berusaha menghapal, tetapi belakangan pelajaran menjadi mudah entah mengapa.

Ini hanya sekedar biografi ‘keluarga’-ku di PAS, selanjutnya masih ada banyak cerita tentang teman-temanku disana.

Selamat malam!

 

 

11 thoughts on “Pesantren Anak Sholeh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s