Beasiswa KPCI 2015

Belakangan ini anak-anak alumnus KPCI 2015 sedang bersukaria, karena suatu hal yang membuat kami semua bahagia dan sumringah. Tentu saja, beasiswa sekarang diluncurkan oleh Kementerian untuk semua peserta Konferensi Penulis Cilik Indonesia tahun lalu, yaitu tahun 2015.

Baru tadi pagi aku menyairkan beasiswa sebanyak tiga juta rupiah itu di bank. Sebenarnya sudah kemarin, tapi tidak jadi karena pegawai banknya berkata kalau aku membutuhkan Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran untuk membuat rekeningnya.

Jadilah, dua rekening sudah ada di tanganku, yakni rekening BNI dan rekening BRI. Betapa bahagianya! Dan, dua rekening itu tumbuh karena satu hal yang sama, yakni KPCI. Pihak penyelenggara memang menyuruh pesertanya untuk membuat rekening BNI untuk keperluan uang saku nantinya.

Aku sangat bersyukur, diberi beasiswa yang banyak untuk keperluanku. Sekarang aku sedang memikirkan hendak membeli apa dengan uang itu, namun umi berkata aku harus menyimpannya dulu.

“Jangan lupa, ya, aku minta sepuluh persen aja,” begitu kata kakakku dengan pandangan memelas, yang langsung kusambut dengan pandangan angkuh. Tentu saja menggoda :p

“Enak aja, nanti uangnya mau kubuat beli sejuta buku,” jawabku.

Sejuta buku? Itu hanya kidding, sih. Mana mungkin uang tiga juta cukup untuk membeli sejuta buku? Walau begitu, aku sangat bahagia karena mempunyai uang sebegitu banyaknya, ditambah dengan yang ada di rekening Taplus Anak BNI.

Sekarang aku ingin menceritakan pengalamanku mencairkan beasiswa tersebut. Disimak, ya!

***

Awalnya dimulai dari kemarin. Membawa berkas-berkas yang dibutuhkan, akupun berangkat ke bank BRI di kecamatan Karangploso bersama abi dan umiku. Setelah sampai, aku sangat tercengang melihat antrean yang begitu banyak. Seabrek orang memenuhi tempat duduk, yang membuat aku yakin kalau giliran antre kami masih lama.

Setelah menunggu lama, akhirnya umi memutuskan untuk bertanya kepada satpam sambil menunjukkan surat beasiswa itu. Satpam membawanya ke supervisor di dalam bank, lalu mengurus beberapa yang tidak kuketahui tentunya.

Lalu kami dipanggil oleh supervisor itu untuk ditanyai beberapa hal. Aku dan umi berangkat, abi menunggu di ruang tunggu.

“Begini, Ibu, untuk membuat rekening, diharuskan membawa Kartu Keluarga dan akte. Memang tidak disebutkan dalam surat beasiswanya, tapi ini memang penting untuk pembuatan rekening. Ibu bisa datang kembali besok,” kata supervisor bernama Bu Nita itu ramah.

Baiklah, itulah yang terjadi. Setelah menunggu sangat lama dan aku juga tidak jadi untuk membuat clay bersama Tazkia siang itu, akhirnya kami pun pulang tanpa hasil.

Esoknya, yang berarti hari aku membuat blog ini, kami kembali lagi ke bank sekitar jam setengah sembilan. Aku dengan bersemangat membawa map yang berisi semua berkas yang sudah kusiapkan sejak pagi, lalu memasuki bank dan melihat satpam yang kemarin berdiri ramah di tempat itu juga.

“Ada yang bisa dibantu?” tanyanya.

“Ini tolong diserahkan pada Ibu Nita,” kata umi, menyerahkan semua berkasnya.

Satpam itu menyuruh kami untuk menunggu, lalu berlalu untuk menyerahkan berkas tersebut pada Bu Nita, supervisor berambut bob tersebut. Lama menunggu, pegawai customer service berseru,

“Atas nama Sayyidah Fatimah Azzahra!” katanya, dan aku serta umi pun duduk di kursi hadapan¬†customer service¬†tersebut.

Usai mengurus ini-itu, sebuah buku rekening atas namaku pun selesai dibuat. Buku rekening ini tidak ada kartu, tidak seperti BNI, namun aku senang karena di dalam buku berharga itu terdapat uang tiga juta rupiah hasil kerjaku sendiri.

Yang mau mengikuti KPCI sepertiku juga, sampai ketemu di KPCI tahun ini, ya, kalau kita sama-sama lolos. Insyaa Allah aku akan mengabari kalian kalau sudah ada pengumumannya.

Fotonya menyusul, ya…

Trims sudah berkunjung~

 

TAMAT

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s