3.096 Hari Kurungan Natascha Kampusch

unduhan
Natascha Kampusch. Sumber: http://www.dailymail.co.uk

 

Pada dinihari 2 Maret 1998, Natascha yang kala itu berusia sepuluh tahun setelah pukul 07.00 meninggalkan rumah orang tuanya di Wien-Donaustadt untuk pergi ke sekolah tapi tidak pernah sampai. Karena sebelumnya ia berkelahi dengan ibunya, maka orang berasumsi bahwa ia minggat dari rumah. Namun penghuni sekitar menyatakan bahwa ia telah diculik. Natascha dibawa dengan sebuah minibus putih yang berhenti di tepi jalan, menurut seorang saksi mata; seorang anak perempuan berusia 12 tahun, teman sekolahnya melihat pintu samping dibuka dan gadis ini ditarik dan dijebloskan masuk sementara seorang penculik lain memegang setir.

Detektif yang disewa oleh surat kabar Kurier, Walter Pöchhacker menyelidiki jejak-jejak yang antara lain membawanya ke kalangan kaum pedofilia. Menurut penyelidikannya ia menganggapnya sebagai pembunuhan yang berhubungan dengan asmara. Ia mengira jenazah yang berada di sebuah kolam adalah jenazahnya.

Polisi menyidiki lebih dari 1.000 pemilik minibus putih, di antaranya Wolfgang Priklopil si penculik Natascha yang memiliki sebuah minibus putih. Sang penyidik menyatakan bahwa ia membutuhkannya untuk keperluan pembangunan. Setelah Polisi menyidiki ruangan dalam minibusnya menemukan bahan bangunan. Karena Priklopil tidak memiliki riwayat kejahatan, maka ia tidak dianggap sebagai seorang tertuduh.

Meskipun diselidiki secara luas, kasus ini bertahun-tahun tidak bisa dipecahkan. Menurut ketua komisi penyidik khusus kasus penculikan ini, kemungkinan adanya pelaku kedua tidak bisa ditutup.

Natascha ditawan selama 3.096 hari di Strasshof, Austria Hilir. Menurut pernyataan ketua Badan Federal Kriminalitas Austria, Natascha ditawan dalam sebuah ruangan kecil berukuran 2 × 3 × 2 meter yang merupakan rongga ruangan reparasi di dalam garasi sebuah rumah. Ruangan ini lalu ditutup dengan sebuah pintu brankas dan diberi fasilitas mandi dan toilet.

Natascha menyatakan bahwa pada tahun-tahun pertama, ia berada di sana selamanya, namun pada tahun-tahun kemudian ia diperbolehkan meninggalkan ruangannya untuk sesekali berbelanja dan bersenang-senang. Namun pada kesempatan-kesempatan ini, ia tidak boleh berhubungan dengan orang-orang lain.

Pada tahun-tahun pertama, Natascha Kampusch diharuskan untuk memanggil penculiknya, Wolfgang Priklopil dengan sebutan Gebieter yang berarti Tuan.

Kampusch diizinkan untuk membaca surat kabar yang telah disensor, buku-buku, mendengarkan radio dan menonton video. Ia juga menyatakan bahwa penculiknya terutama memberinya pelajaran membaca dan menulis. Pada 17 Februari 2013, dia mengakui bahwa Wolfgang Priklopil telah melakukan perkosaan terhadapnya beberapa kali selama dia menjadi tawanannya.

Para psikolog dan polisi yang telah berbicara dengannya menyatakan bahwa meskipun ia hidup terisolasi selama beberapa tahun, ia memiliki kecerdasan tinggi dan bisa berbicara dengan baik. Ia juga mengerti peristiwa-peristiwa penting di dunia.

Natascha melarikan diri berkat kelengahan Priklopil pada siang hari Rabu, 23 Agustus 2006. Ia melarikan diri dari rumah dan menyelamatkan dirinya di halaman seorang penduduk. Di sana penghuni rumah menemukan gadis yang panik ini dan lalu melaporkannya pada polisi. Ia melarikan diri ketika ia membersihkan dan menyedot mobil Priklopil dengan sebuah penyedot debu yang bersuara keras.

Pada awalnya, Priklopil mengawasinya, namun beranjak ke dalam gudang ketika telepon genggamnya berdering. Natascha menyatakan identitasnya kepada penghuni rumah tersebut, yang lalu menemukan paspornya di rumah yang diperkirakan penculiknya ini. Lalu identitas aslinya dipastikan kembali oleh orang tuanya berkat sebuah bekas luka lama, dan melalui tes DNA.

Menurut Polisi, Wolfgang Priklopil segera mengetahui bahwa Natascha melarikan diri dan mencari gadis ini. Ia melajukan mobilnya sepanjang kota Strasshof dan lalu melihat sebuah patroli Polisi Wina yang menyatakan seluruh wilayah ibu kota sebagai daerah penyidikan. Priklopil pertama-tama bisa melarikan diri, kendaraannya ditemukan beberapa lama kemudian di sebuah gedung parkir di Donauzentrum di Wina, yang lalu dikepung oleh Polisi. Ia mengabari seorang teman dan memintanya untuk menjemputnya karena sedang melarikan diri.

Priklopil menyatakan kepada temannya bahwa ia tertangkap basah minum alkohol dan telah mengemudikan kendaraan dan dengan ini membutuhkan pertolongan. Menurut Polisi, teman Prokopil bergegas menolongnya dan dengan ini memungkinkan Prikopil untuk sekali lagi melarikan diri. Pukul 21.00 malam pada hari yang sama, Wolfgang Priklopil ditemukan tewas tertabrak kereta tram di Leopolstadt, Wina, di dekat stasiun Nordbahnhof. Ia dinyatakan bunuh diri dengan menabrakkan dirinya ke kereta yang sedang melaju.

Menurut pernyataan Polisi, Natascha dan orang tuanya secara psikologis dibimbing. Ia dikatakan sangat pucat dan memperlihatkan simptom-simptom Sindrom Stockholm. Menurut Rudolf Egg, ketua Badan Kriminologi di Wiesbaden, Jerman, hanya bisa dikatakan secara terbatas ada simptom ini.

Walau demikian, Natascha hanya menyebut penyiksanya sebagai seorang pelanggar hukum. Polisi wanita yang mendengarnya menyatakan di surat kabar “B.Z.”,

“Natascha gemetar terus. Saya memberinya jaket saya. Ia memegang tangan saya dan tidak melepaskannya sore itu. Ia sangat gembira bahwa semuanya sudah berlalu dan ia bisa berbicara dengan seseorang.”

Namun ketika Natascha mendengar bahwa Wolfgang Priklopil telah tewas, ia menangis tersedu-sedu.

***

Pertama kali aku mengetahui cerita tentang Natascha Kampusch ini, aku membaca di suatu adegan dalam buku Bulan Terbelah di Langit Amerika yang ditulis oleh pasangan pasutri Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra yang merupakan salah satu penulis favoritku.

Keingintahuanku untuk mengetahui lebih lanjut Natascha Kampusch yang diculik selama delapan tahun penyekapan ini mengular ke internet. Dari sumber Wikipedia ini, aku mengetahui sedikit banyak cerita tentang dirinya.

Aku salut pada Natascha yang walau disiksa tetap menyayangi penculiknya tersebut.

~Tamat Untuk Kisah Natascha Kampusch~

 

4 thoughts on “3.096 Hari Kurungan Natascha Kampusch

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s