Kenangan di Laboratorium Biologi UB

Bonjour, mon amis!

 

Seminggu yang lalu, aku dan anak-anak home education Komunitas Pemberi (Pembelajar Mandiri) lainnya berkunjung ke Laboratorium Biologi UB. Yang kami alami disana adalah keseruan yang tak terhingga karena jujur saja, aku tidak bisa melupakan betapa asyiknya mengamati yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia menggunakan mikroskop atau melihat organ dalam tikus putih.

Awalnya aku, abi dan kakakku hendak berangkat bersamaan dengan Tazkia serta abinya, karena kami sama-sama tidak tahu dimana lokasi laboratorium tersebut. Tetapi jam sudah beranjak menuju waktu yang dijanjikan, jadi alhasil kami berangkat duluan.

Banyak sekali orang yang ditanyai abi tentang lokasi laboratorium yang membingungkan itu. Tapi akhirnya kami sampai, bertemu dengan banyak orang dari Komunitas Pemberi yang duduk di beberapa meja berpayung depan laboratorium.

“Ayo masuk ke dalam, udah mulai,” kata Bu Dina, ibu Aisyah, yang kemudian mengantarku dan kakakku ke dalam laboratorium. Sebelumnya aku dipotret menggunakan kamera. Kemudian aku tahu kalau potret itu digunakan untuk dokumentasi Komunitas Pemberi. Namun saat kakakku hendak dipotret, dia cepat-cepat berbalik badan bagaimanapun kami memaksanya.

Ini pengalaman pertamaku dalam laboratorium. Sungguh.

Disana, kami disuruh mengerjakan beberapa lembar soal setelah diberi penjelasan dan pelajaran oleh Bu Wiwit dan Bu Ani kalau tidak salah aku mengingat namanya. Untuk anak-anak yang sudah beranjak remaja sepertiku, Tazkia yang datang beberapa saat setelah acara dimulai, lalu Mas Azmi, Salim, dan beberapa anak lain yang tidak begitu kukenal.

Dari acara ini, aku mendapatkan pelajaran tentang sel-sel bernama xylem dan floem, dan berbagai macam bentuk daun serta bentuk organ di bangkai tikus asli yang dibelah. Senang sekali rasanya mengikuti acara ini, karena mendapatkan banyak informasi yang sebelumnya tidak pernah kuketahui.

O ya, aku juga punya dua cuplikan video yang dikumpulkan dari berbagai foto hasil dokumentasi yang tercecer. Dua video keren ini dibuat oleh Bu Dina Aulia. Tapi aku terpaksa meng-uploadnya terlebih dulu ke halaman Facebook, karena video tidak bisa di-upload di WordPress. Alhasil, kalian harus melihatnya di Facebookku saja. Di sini kalian bisa melihat video itu. Tetapi satu video lagi yang menunjukkan aku dan Tazkia sedang diajari Bu Wiwit mengisi lembar pertanyaan kami, aku tidak meng-uploadnya karena penyakit kemalasan yang melandaku saat ini -,-

Sudah begitu saja, ya, yang penting blogku diisi saja menurutku. Lain kali akan kuisi dengan berbagai karyaku seperti doodle atau komik!

 

Kamsahamnidaaa!

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s