Ghost-Mine dan Terbul

“Kaudengar itu?”

“Suara alarm sensor gerak berbunyi. Ada orang lain di dekat kita!”

James dan Kristen membuka pintu tenda masing-masing dengan perasaan heran. Mereka mengedarkan pandangan, tapi sebetulnya hanya mereka berdua saja yang ada disana. James mengeluarkan kamera infra merahnya, lalu memandang sekitar dengan kamera yang dapat melihat dalam gelap tersebut.

“Tidak ada apapun disini. Hanya kita berdua sajalah yang ada, James,” kata Kristen heran.

“Dugaanku itu hanya hewan liar. Semoga saja,” kata James.

Namun, saat James memandang kameranya lagi, dia terperanjat melihat sekelebat bayangan hitam muncul di depannya melalui kamera infra merah itu. “Apa yang baru lewat itu?”

Kebingungan mereka berdua semakin bertambah saat James mengerang kesakitan lalu terduduk. “Apa yang terjadi, James?” tanya Kristen cemas. James masih tampak kesakitan, lalu Kristen memapahnya menuju tenda James. Sambil berbaring dan Kristen duduk dengan cemas di luar tenda, James bercerita apa yang dirasakannya saat itu.

“Aku merasa ada tekanan di perutku, terasa sakit sekali,” kata James lesu.

“…”

Mereka berdua termenung, tidak tahu apa yang harus dikatakan tentang bayangan dan penyakit James.

***

Jalom menjalankan alat pengeruknya dengan pelan, mengeruk sedikit demi sedikit tanah keras berbatu di depannya. Dia menoleh untuk melihat pekerjaan Dingus, tapi lelaki itu ternganga kearahnya.

“JALOM! Lihatlah, kebakaran!”

“Hah, kebakaran!” Jalom pun panik dan berusaha turun dari alat pengeruknya.

Panas menguar di samping Jalom sementara dia dibantu Dingus pergi menjauhi alat pengeruk yang sudah mengobarkan api yang cukup besar. “Kita harus lari dari sini sebelum hangus!” seru Jalom.

“Tidak ada jalan keluar, Jalom!” jawab Dingus dengan teriakan yang tak kalah kerasnya. “Kita terjebak!”

***

Seorang penambang yang berhasil mengeruk salah satu sisi dinding gua pertambangan itu terperanjat. Dilihatnya sebuah area yang masih cukup panas dan berasap hitam, sementara sebuah alat pengeruk yang nyaris hangus ada di dalamnya, terpuruk dan kesepian.

           Sementara itu, dua penambang yang hilang itu tidak pernah ditemukan kembali jasadnya.

 ***

…bagaimana? Seru tidak ceritaku? Yaah, ini bukan cerita asli karanganku, namun cuplikan film yang kutonton beberapa saat lalu bersama Tazkia dan adikku. Film ini berjudul Ghost-Mine, berada di channel Syfy yang sangat kusukai namun tidak begitu disukai abiku karena menurutnya, channel ini mengajarkan hal yang tidak baik tentang hantu-hantu dan jin, hahaha.

Beberapa adegan aku lupa lebih detailnya, jadi sebagian di cerita ini merupakan hasil gubahanku. Seperti misalnya nama James, sebenarnya itu bukan nama aslinya. Tapi tenang saja, nama Jalom dan Dingus itu benar walau mungkin itu nama penambang lain yang tidak kuikutsertakan dalam cerita ini, hahaha :”D

Sudah begitu saja, ya, nanti malam aku akan membuat posting baru yang menceritakan pengalamanku memasak terbul bersama Tazkia. Terbul ini enaak sekali, membuatku dan Tazkia ketagihan. Dan jangan lupa dengan Arunia, abi dan abangku yang hobi banget melahap terbul yang selalu kubuat sejak tiga hari lalu.

Thanks for reading!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s