Review Buku: Wonder

#1Day1Post #Day2

Jadi aku mau review buku lagi manteman.

Kali ini, buku yang bakalan aku review berjudul Wonder, yang ditulis oleh R.J Palacio. Buku ini favorit banget sejak aku dibelikan abi kurang lebih setahun lalu.

Ceritanya hampir sama seperti kemarin, namun ini anaknya sudah kelainan sejak dia lahir.

August Pullman, yang biasa dipanggil Auggie, lahir dengan kelainan mandibulofacial dysostosis, sebuah kondisi rumit yang membuat wajahnya jadi kea alien atau orang biasa yang menggunakan topeng.

Nah, karena kelainan itu, Auggie jadi homeschooling. Soalnya, setiap orang yang lihat dia selalu berpaling muka karena menganggap wajah Auggie mengerikan.

Bagaimana tidak, dengan hidung yang setengah pesek, telinga yang berbeda ukuran, intinya wajahnya sudah tidak bisa dibedakan lagi dengan monster terseram yang kalian tahu.

Tetapi, saat dia menginjak umur yang cukup untuk masuk sekolah menengah, dia dimasukkan ke sekolah –secara diam-diam oleh orangtuanya. Setelah keributan kecil, Auggie akhirnya mau untuk sekolah.

Awal-awalnya di sekolah cukup menyenangkan (baca: mengerikan). Dia punya sohib baik bernama Summer, yang untungnya tidak seperti anak lain, yang langsung membalik muka atau berbisik-bisik menggibahnya kalau dia lewat.

Punya kelainan seperti Auggie itu sulit.

Kalian harus sabar dengan ejekan orang-orang, pertanyaan orang-orang dan kalian bakal hampir tidak punya teman.

Kehidupan Auggie di sekolah dipersulit oleh geng yang dipimpin oleh Justin, anak yang kaya tapi songongnya minta ampun. Sebal bet dah aku sama Justin, untungnya di ending dia bakalan gone wkwkwk.

Nah, kemudian Auggie punya teman namanya Jack. Jack itu awalnya teman dia, kemudian mereka putus pertemanan karena Jack mengkhianati Auggie dan mengghibah Auggie bersama Justin, kemudian mereka balik bersahabat erat kembali karena Jack merasa perlakuan Justin itu tidak benar dan dia rindu Auggie yang walau wajahnya tidak enak dilihat, tetapi hatinya tulus dan suci.

Tak seperti Justin.

Tetapi kemudian, semua kehidupan Auggie berubah total sejak camping sekolah yang diadakan pada suatu hari di arena camping. Disana, Auggie dihina oleh beberapa kakel dari sekolah lain, dan teman-teman dari sekolahnya membelanya. Sejak saat itu, pandangan sebagian besar anak sekolah kepada Auggie mulai berubah.

Intinya, dont judge a book (a boyor a girl nvmby its cover.

Rada gajelas sih review aku malem ini, tapi gapapalah yang penting kalian paham /dijitak

556247390423bd124d8b4567.jpeg

Cr pic to the owner.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s