Review Buku: George’s Secret Key to The Universe

#1Day1Post #Day12

Selamat hari Senin!

Hari ini aku akan mereview dua buku lagi. Untuk review pengganti hari Minggu, aku akan meringkaskan sebuah buku berjudul George’s Secret Key to The Universe, yang ditulis oleh pasangan ayah dan anak yaitu Lucy dan Stephen Hawking. Buku ini adalah semacam campuran buku ilmiah dan novel fiksi; di dalamnya terdapat ilmu-ilmu tentang luar angkasa yang berguna dan tidak bikin membosankan.

Ceritanya tentang seorang anak biasa bernama George yang memiliki orangtua yang teramat sangat vegetarian dan tradisional. Mereka tidak suka penemuan-penemuan modern dan berusaha sedapat mungkin untuk tidak menggunakan peralatan-peralatan rumah tangga yang umum dipakai seperti mesin cuci, mobil, bahkan untuk penerangan malam hari mereka menggunakan lilin untuk menghindari pemakaian listrik.

Kehidupan George biasa saja sampai dia diberi hadiah Natal berupa seekor babi kecil dari neneknya. Sebenarnya orangtua George tidak menyukai dia diberi babi; mereka kan vegetarian wkwkwk. Tapi George menamakan babinya Freddy, dan karena Freddylah kehidupannya yang semula biasa dan membosankan menjadi berputar balik sembilan puluh derajat.

Suatu siang Freddy kabur melalui sebuah lubang di pagar sebelah rumah George dan menghilang masuk ke dalam rumah yang katanya rumah kosong yang angker di samping rumah George. George menyusul babinya dan menemukan kalau rumah itu telah dihuni anak perempuan sebayanya yang aneh dan mengenakan pakaian balet yang sedang meminumkan semacam minuman ungu untuk babinya.

Dikiranya minuman itu adalah racun dan dia segera melabrak anak itu, tetapi rupanya itu hanyalah blackcurrant dan George tidak jadi melabrak anak perempuan aneh itu untuk meminumkan ‘racun’ pada babinya.

George bertemu dengan ayah anak tersebut, yang berkacamata dan tampak seperti seorang yang pintar dan ternyata beliau adalah ilmuwan. Dia menunjukkan beberapa hal ilmiah pada George yang langsung terkagum-kagum dan segera menyukai Pak Eric, nama ayah anak perempuan bernama Annie tersebut.

Pak Eric memiliki sebuah komputer ajaib yang luar biasa pintar dan canggih bernama Cosmos. Cosmos bisa membuka pintu portal kemana saja di Alam Semesta. Pada awalnya, George bahkan diajak melihat langsung kejadian kematian dan kelahiran sebuah bintang; setelah mengucapkan Sumpah Ilmuwan yang ada di papan tulis kantor Pak Eric.

Di sekolah, George tidak bisa berhenti berpikir tentang Cosmos yang menurutnya luar biasa keren, bahkan sewaktu di kelas Dr. Reeper, gurunya yang galak, dia tidak memperhatikan beliau dan malah menggambar sketsa komputer Cosmos di buku pelajarannya.

Dr. Reeper dengan ganas menyuruh George menjelaskan apa yang digambarnya itu di depan teman-teman sekelas, tetapi kemudian George keceplosan kalau itu adalah komputer luar biasa canggih milik temannya, Pak Eric, dan Dr. Reeper yang oleh George dan teman sekelasnya dijuluki Dr. Greeper itu langsung terdiam dan sepulang kelas menanyai George soal komputer itu dengan raut wajah yang aneh. George yang tahu kalau dia seharusnya tidak boleh membocorkan rahasia Cosmos dari Sumpah Ilmuwan kepada siapapun, menolak memberitahu dan berkata kalau dia hanya berkhayal saja soal komputer tersebut.

Karena suatu kejadian yang dikepalai oleh geng pembenci George di sekolah, George menyelinap ke rumah Annie dan diajak oleh gadis tersebut untuk menjelajahi angkasa melalui Cosmos. Mereka tersesat di luar angkasa dan hampir tidak bisa pulang lagi sampai sebuah portal muncul di dekat mereka dan Pak Eric menyelamatkan mereka berdua.

Pak Eric memberitahu tentang kelakuan George pada ayah George, yang menurut George sangat tidak adil, karena semua ini dimulai dari kelakuan mengesalkan Annie, dan dia juga tidak menyesal saat mereka dihukum untuk tidak boleh bermain bersama-sama selama satu bulan penuh saking kesalnya pada Annie telah menjadikannya kambing hitam.

Selain itu, Cosmos disimpan oleh Pak Eric di tempat terkunci sehingga mereka tidak akan bisa menyentuhnya lagi.

Setelah sekian lama, George merasa kehilangan Cosmos –dan juga Annie, tetapi kemudian pada suatu hari Halloween, Annie menemui George karena dia merasa sangat sedih dan bosan, dan akhirnya mereka saling mengobrol bersama tanpa perlu takut ketahuan karena ayah George sedang mengikuti sebuah demo di kota tentang Save Our Planet.

Skip.

Pak Eric mengadakan sebuah acara di rumahnya yang dihadiri oleh banyak ilmuwan, dan dia membolehkan George untuk hadir dalam acara tersebut dan bahkan ikut bertanya. Seusai acara, dia mendapat sebuah kertas tentang lokasi planet yang baru ditemukan dan kabarnya planet itu bakalan bisa ditinggali seperti Bumi dan mempunyai air, matahari dan oksigen dari salah satu ilmuwan disana.

Dengan bersemangat Pak Eric menggunakan Cosmos untuk pergi ke lokasi planet tersebut.

Tetapi kemudian George tahu kalau kertas itu dikirim oleh Dr. Greeper dan dia segera menyusul Pak Eric dan memaksanya untuk membatalkan petualangannya karena dia takut akan terjadi apa-apa dengan Pak Eric, tetapi Pak Eric dengan tenang berkata kalau George sebaiknya pulang karena dia hendak menjenguk planet yang baru ditemukannya tersebut dan tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa.

Tetapi waktu George kembali, Cosmos telah dicuri oleh geng pembencinya yang disuruh oleh Dr. Greeper untuk mencuri Cosmos di rumah Pak Eric. Mana George hari itu mengikuti sebuah kompetisi presentasi ilmiah di sekolahnya, tetapi dia bersama Annie dan ibu Annie mengejar jejak Cosmos ke rumah Dr. Greeper dan akhirnya berhasil mendapatkan Cosmos kembali.

Pak Eric ternyata sempat masuk kedalam lubang hitam; lokasi planet yang diberikan oleh Dr. Greeper itu aslinya merupakan lubang hitam, dan berkat buku cara keluar dari lubang hitam yang didapatkan George dari rumah Pak Eric, Cosmos berhasil meramu cara mengeluarkan Pak Eric dari lubang hitam dan mereka segera pergi ke sekolah George untuk menyusul presentasinya.

Awalnya George mendaftarkan presentasi tentang Cosmos, komputer paling canggih di dunia, tetapi di saat-saat terakhir dia mengganti presentasinya tentang Kunci Rahasiaku ke Alam Semesta.

Pada akhir kompetisi, George memenangkan sebuah hadiah utama berupa komputer besar. Untungnya orangtuanya mengerti dan mau memasangkan generator buatan untuk menghidupi komputer tersebut, tetapi komputernya hanya bisa digunakan 2 jam sekali dalam sehari agar generator buatan ayahnya cukup untuk komputer tersebut.

Nah!

Akhir cerita, guys. Kalau mau tahu lengkapnya mending baca sendiri ya wkwk.

Bye, see y’all soon!

{31CDE78A-8E92-4C02-A461-5001137F8C17}Img100

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s