Gada Judul

#1Day1Post #Day26

Halo! Udah lama nih ya aku nggak post blog, padahal seharusnya aku harus post minimal 1 post sehari kkk. Hutang buat post pasti banyak ini astaga, kayanya lebih dari tujuh deh. Tapi mau gimana lagi, aku juga bingung soalnya hampir semua buku aku yang gampang direview dan juga buku favoritku sudah direview semua.

So, aku rencananya mau nyeritain apa yang aku lakuin selama ini dan juga tugas-tugasku yang kukerjakan.

Belakangan ini aku berkutat dengan tugas-tugas ARKI dan kompetisi-kompetisi lainnya.

Aku mengikuti dua buah subyek, yaitu Syair dan Cerpen. Awalnya aku ingin ikut Komik, tetapi menggambar komik lebih susah dari yang kukira dan lagipula aku belum pandai menggunakan Manga Studio, yang sejatinya digunakan komikus biasa untuk menggambar komik. Selain itu sebelum menggambar, harus membuat skenarionya dulu yekan. Dan itu membuatnya malah lebih susah. Jadi aku gajadi ikut Komik dan hanya mengikuti dua buah subyek yang tersisa yaitu Cerpen dan Syair.

Dan ada kejadian lucu.

Aku telah membuat cerpen untuk dijadikan cerpen ARKI, yang kukerjakan sejak berminggu-minggu yang lalu. Dan beberapa hari yang lalu, aku merasa nggak sreg dengan jalan cerita cerpen itu, selain itu halamannya juga terlalu panjang lebih panjang dari yang ada di rules peraturan mengirim naskah ARKI.

Akhirnya aku membuat cerpen baru, dan gokilnya cerpen itu selesai dalam hitungan jam. Dan alur cerita serta endingnya bagiku juga jauh lebih bagus dari yang pertama. Memang, kalau sedang mood buat nulis, aku biasanya bakal bisa nulis secepat kilat dan bisa memikirkan ide yang keren daripada waktu menulis disaat sedang tidak mood.

Dan aku mengirimkan naskah buat ARKI tepat kemarin Sabtu, setelah mengepaknya dengan rapi dalam amplop cokelat besar dengan berbagai macam naskah lain yang perlu disertakan, yaitu biodata, data sekolah, berbagai surat-surat dan masih banyak lagi.

Selain ARKI ada juga PECI.

Untuk PECI, yang deadlinenya sama dengan ARKI, aku baru saja menyelesaikan naskahnya dan belum mengirimkannya. Rencananya, besok aku akan membeli buku Indiva sebagai syarat mengirimkan naskah dan langsung mengirimnya hari itu juga.

Dan the last one, aku sekarang jadi seorang freelance translator /plak

Kemarin Bu Lely, seorang teman umi, menawarkanku untuk mencoba menerjemahkan artikel berbahasa Inggris sebagai trial untuk website yang akan dibuatkannya. Setelah aku mengerjakan artikel tersebut, beliau menawarkanku untuk jadi freelance translator untuk artikel-artikel berbahasa Inggris yang jujur, luar biasa susah bahasanya yang harus disetor setiap hari dengan sejumlah upah setiap artikel.

Aku ga bohong, susah pake banget eta nerjemahinnya.

Tetapi dengan mengerjakan tugas seperti freelance translator ini, aku berharap bisa lebih meng-improving Bahasa Inggrisku; lagipula itu salah satu tujuan utamaku menerima tawaran dari Bu Lely.

Sudah segitu aja.

Sehabis ini aku akan meng-upload sebuah cerpen yang gagal kukirim ke ARKI kemaren karena alasan terlalu panjang naskahnya dan temanya yang gabegitu bagus menurutku wkwk.

So, stay tuned!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s