Artikel Baru Lagi

Hai.

Tadi sore, aku mengikuti sebuah seminar kecil tentang bisnis yang dibina oleh seorang pebisnis kerudung parasit atau kerudung parasut, mungkin aku salah dengar. -entah kerudung jenis apa, aku sayangnya cukup kudet dan tidak pernah mendengar tentang kerudung tersebut;u;

Jadi, Bu Ela adalah seorang pebisnis dari Bandung yang jauh-jauh datang darisana untuk menjadi pembimbing seminar keluarga HE Malang di rumah Bu Lilyana, seorang pebisnis kerudung juga, yaitu kerudung bolak-balik.

Aku pergi bersama umi dan abi, sementara sebenarnya abi hanya mengantar doang.

Kami berangkat dan sampai rada telat, sampai diwaktu Bu Ela sudah menjelaskan di pertengahan.

Bu Ela menjelaskan banyak hal tentang bisnisnya dan perjalanannya sebelum mencapai bisnis yang sukses seperti sekarang.

Awalnya beliau berbisnis mukena; dengan memproduksinya sendiri. Sebagai contoh, beliau membongkar sebuah mukena miliknya untuk dijadikan plot mukena yang akan diproduksinya sendiri. Mukena itu dikerjakannya bersama tetangganya yang kebetulan bisa menjahit mukena. Kemudian, ada dua puluh buah mukena sebagai hasil. Dua puluh mukena itu dibawanya ke pasar besar dan dijual ke orang-orang. Dan mirisnya, yang terjual hanya lima buah.

Salah satu dari lima mukena yang dijualnya tersebut dibeli oleh seorang Cina. Seminggu kemudian, orang tersebut meneleponnya dan bertanya apakah Bu Ela masih mempunyai stok mukena. Dan Bu Ela berkata kalau ada sisa 15 mukena dari yang kemarin tidak terjual, wkwk.

Orang Cina itu berkata kalau dia mengira ada lebih banyak mukena lain, tapi kemudian dia berkata kalau dia akan memborong seluruh mukena tersebut dan memesan lebih banyak mukena lagi.

Bisnis Bu Ela terus berjalan, dan kemudian dia mempunyai tiga orang pelanggan tetap, yang dua dari mereka adalah seorang Cina dan seorang lagi adalah orang asal Padang.

Bu Ela bercerita, kalau beliau juga pernah bangkrut sebangkrutnya, sampai dikejar debt collector dan Bu Ela sampai terpaksa bersembunyi di bak mandi sambil menangis saat debt collector itu datang menagih;n;; aku mendengarnya jadi bergidik sendiri, apalagi saat beliau berkata kalau beliau juga pernah dilaporkan ke polisi -mungkin karna gegara belum bayar hutang.

Tetapi, Bu Ela adalah seorang yang teguh. Tidak mempunyai apa-apa dan juga modal, beliau terus berjuang untuk melanjutkan bisnisnya dan membayar semua hutang yang belum dilunasinya. Untung ada seorang teman yang menawarinya untuk kembali berbisnis dengan meminjamkan modal untuknya.

Bu Ela juga mengajari kami cara-cara berbisnis.

Ada bagian yang aku skip karena aku tidak ingat secara detailnya, tetapi aku akan menjelaskan inti-intinya.

Bu Ela berkata, kalau memimpikan sesuatu dan mengkhayalkan sesuatu adalah hal yang berbeda. Memimpikan sesuatu dilengkapi dengan keinginan dan usaha untuk menghasilkan impian tersebut, sedang mengkhayal adalah sebaliknya.

Dan kata Bu Ela, jika memimpikan sesuatu, kita harus meminta pada Allah. Tidak apa, karena kita juga disuruh untuk meminta segala sesuatu kepada Allah yang Maha Kuasa, yang tidak akan pernah menolak keinginan hamba-Nya yang meminta sesuatu kepada-Nya. Tetapi, apa yang dijelaskan Bu Ela di bagian ini sangat unik. Karena katanya, kita harus meminta apa yang kita inginkan secara detail. Atau Allah tidak akan mengabulkan apa yang kita inginkan secara detail juga.

Misalnya, kita menginginkan rumah, lalu kita berdoa kepada Allah, untuk segera mendapatkan rumah.

Tetapi di doa kita tidak dijelaskan, rumah apa yang kita inginkan. Kita hanya meminta ‘rumah’ saja. Bisa saja Allah mengabulkannya dengan memberikan yang lain kepada kita, mungkin hanyalah ‘rumah’ kontrakan atau ‘rumah’ yang masih nebeng di mertua.

Juga misalnya saat kita meminta mobil kepada Allah. Tetapi kita hanya menyebut ‘mobil’ dalam doa kita. Allah bisa saja akan mengabulkannya dengan memberikan ‘mobil’ kepada kita, bisa dalam ‘mobil’ rental, atau ‘mobil’ second.

Bu Ela bercerita, ada sebuah kisah nyata yang dialami oleh temannya sendiri.

Temannya ini menginginkan sebuah mobil bermerk anu. Dua tahun kemudian, doa teman Bu Ela ini dikabulkan, ia mendapatkan mobil bermerk anu tersebut -sayangnya second. Mengapa? Karena teman Bu Ela ini tidak menyebutkan ciri-ciri detail mobil tersebut.

Bu Ela juga pernah mengalaminya.

Beliau pernah merasa nyaman dengan sebuah mobil rental bermerk Grand Livina, lalu menceritakannya kepada suaminya, yang menganggap Grand Livina tidak lebih baik dari mobil lain yang lebih disukainya.

Walau begitu, Bu Ela sudah terlanjur jatuh cinta dengan Grand Livina. Setiap melihat mobil Grand Livina di tengah jalan atau lewat di depannya, beliau akan memanggil suaminya dan dengan bersemangat menunjuk Grand Livina tersebut.

Suatu hari, Bu Ela mendapatkan bagian keuntungan dari bisnis yang digarapnya bersama timnya. Nah, beliau ini tidak tahu uang ini bakal dibuat untuk apa, dan ia orangnya boros, jadi kalau disimpan di dirinya sendiri uang itu bakalan bisa habis.

Kemudian suaminya mengajaknya ke mal, ke pameran mobil yang sedang diadakan disana.

Kebetulan, di pameran mobil tersebut ada sebuah mobil Grand Livina yang masih gres. Dan lucunya, harga Grand Livina ini sama dengan jumlah uang yang dibawa Bu Ela. Bahkan sampai hitungan kecilnya. Padahal, masih banyak mobil lain disekitar situ dan uang yang Bu Ela bawa justru cukup untuk Grand Livina yang selama ini beliau idam-idamkan. Dan untungnya suaminya membolehkan untuk membeli mobil tersebut dan meninggalkan mobil yang sebetulnya awalnya ia sarankan.

Tapi, bukan berarti setelah minta kepada Allah kita tidak berusaha sama sekali dan hanya menunggu. Kita harus berusaha dan mencoba segala cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan barang yang kita impikan tersebut.

Rasanya seakan diisi lagi dengan energi untuk berubah begitu besar lagi setelah kemarin mengikuti seminarnya Pak Gobind.

Jadi, semoga artikel malam ini dapat menginspirasi kalian. Maaf tidak bisa menulis lebih banyak lagi. Terima kasih.

ps. fyi, aku belum memasukkan sebuah poin yang ada di seminar kemarin, yaitu sebuah poin be do have. poin ini sangat penting dipelajari sebelum berbisnis, dan aku memutuskan untuk tidak memasukkannya ke dalam artikel ini, melainkan memberikan salah satu artikel be do have. semua ada disini owkay.

https://www.motivasi-islami.com/be-do-have/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s