steorotip.

steorotip (n.) penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan persepsi terhadap kelompok dimana orang tersebut dapat dikategorikan.

contoh steorotip adalah bagaimana masyarakat berpikir bahwa cantik itu harus putih dan kurus, berkulit mulus tanpa noda. Jika mentalmu lemah, kamu takkan kuat berhadapan dengan jenis masyarakat seperti ini. Bertubuh gendut, warna kulit hitam dan penuh jerawat? Masuk steorotip jelek bagi masyarakat.

kata putih dan hitam seringkali masuk kategori yang berbeda. Misal disaat reuni;

“kamu makin putih ya!” dianggap masuk kategori positif. = makin cantik

“kamu makin hitam ya!” dianggap masuk kategori negatif. = makin jelek

juga

“kamu makin kurus ya!” dianggap masuk kategori positif. = makin cantik

“kamu makin gendut ya!” dianggap masuk kategori negatif. = makin jelek

kenapa itu bisa terjadi?

masalah s t e o r o t i p.

kenapa orang takkan tersinggung dengan kata makin putih yang ditujukan kepadanya, dan tersinggung bila dikatakan gendutan?

kenapa orang selalu bilang kalau berkulit hitam atau gelap itu tidak cantik, biarpun mulus kulitnya?

lihat di televisi, amati iklannya. adakah bintang iklan yang berkulit hitam, atau paling tidak gelap? sejauh ini, bintang iklan yang kutahu berkulit gelap hanyalah iklan yang memiliki banyak gabungan orang biasa, atau iklan olahraga. adakah bintang iklan pencerah kulit, pemulus kulit yang berkulit gelap? eksotis seperti halnya orang Indonesia pada umumnya?

itu merupakan salah satu alasan mengapa steorotip tidak berubah. Wong yang mereka tonton setiap hari di televisi juga iklan-iklan orang berkulit putih, artis cantik berkulit putih, artis ganteng berkulit putih.

ada seorang artis Indonesia yang aku lupa namanya, sudah berkeluarga sejak sepuluh tahun yang lalu, menikahi seorang lelaki yang menawan, putih tinggi tampan bak bangsawan. Artis Indonesia ini cantik, kulitnya cokelat terang khas orang Indonesia, tapi tetap saja ada yang menyindirnya.

“dia beruntung banget ya, item tapi punya suami putih ganteng gitu.” – komentar seorang netizen.

what the hell, guys?! apakah itu salah mempunyai kulit yang tidak seputih malaikat?

apakah memiliki kulit yang cokelat dan hitam natural itu lebih buruk daripada putih yang didapat dari bahayanya krim pemutih, yang banyak diantaranya mengandung merkuri?

ada seorang penulis, mayoritas buku yang ditulisnya adalah romance, dengan heroine gadis cantik, berkulit putih, tinggi semampai dengan lawan main yang tak kalah menawan. Dan apa masalahnya pada masalah ini?

“gue kira yang nulis juga secantik di buku, tapi ternyata kebalikan jauuuh. gue jadi kaga suka bukunya, soalnya setiap selesai baca dan lihat foto penulisnya jadi ngebayangin penulisnya jadi si tokoh utama.”

apakah untuk menulis buku dengan seorang pretty heroine harus secantik si tokoh utama?

kalau begitu, apakah dengan menulis buku tentang seorang miliuner harus sekaya tokoh utamanya?

ada juga, seorang pemuda, curhat di sebuah autobase twitter beberapa waktu yang lalu.

“gue dideketin sama cewek, cantik sih tapi jerawatan banyak gitu, menurut kalian gimana?”

cantik sih tapi jerawatnya banyak. semoga kalo misalnya ceweknya sudah mulus seperti tipe idamanmu, dia nggak tertarik lagi sama kamu, ya mas. begitupula para gadis-gadis lainnya. they absolutely deserves better than someone like you.

aku sama sekali tidak mencoba menyinggung orang yang sedari lahir sudah berkulit putih. aku menyinggung mereka yang masih berstereotip bahwa cantik itu harus putih, termasuk menyinggung diriku sendiri karena aku juga sempat pernah berpemikiran bahwa cantik itu harus putih.

cantik itu tidak harus putih.

seperti kata yang dipin dalam kolom pencarian google saat mencari kata “cantik itu adalah”;

Wanita cantik adalah mereka yang menjadi dirinya sendiri. Mungkin kita sering mendengar berbagai informasi atau definisi tentang kecantikan wanita. Berbagai iklan dan media juga masih menggembar-gemborkan standar wanita cantik itu adalah yang berkulit putih, berhidung mancung, dan bertubuh super langsing.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s