Birthdays

You know you’ve a grown-ups if you doesn’t really care about birthdays anymore.

Sampai dua tahun yang lalu, aku masih bakalan ribut menyiapkan hadiah beberapa hari sebelum due birthday date seseorang. Membeli barang, serta memaketkannya menggunakan kertas kado dengan jantung yang berdetak kencang membayangkan ekspresi penerima saat mendapatkan kadonya.

Aku orang yang senang memberikan hadiah pada orang yang berulang tahun, dan itu jarang terlewatkan… sampai belakangan.

Dari tahun lalu, aku sudah mulai menganggap hari ulang tahun adalah hal yang biasa, dan mulai memberikan hadiah bila perlu.

Alas, aku jadi teringat saat-saat menyenangkan dimana aku berlari ke toko dan dengan bersemangat memilih dompet yang manakah yang pantas untuk menjadi hadiah ulang tahun umi.

Atau saat aku menggunting kertas warna-warni menjadi kupon hadiah ulang tahun umi: bisa berupa kupon pijat, kupon membersihkan rumah…

Ini membuatku sadar betapa innocentnya aku dulu.

Sekarang, aku lebih memilih untuk menyenangkan hati umi dengan melakukan pekerjaan rumah dengan baik daripada membelikannya sesuatu. Lagipula, acap kali aku bertanya apakah ia menginginkan sesuatu, jawabannya hanyalah ingin ada yang menyetrika pakaian.

You know, there’s nothing makes me happier than seeing her smile. It’s heavenly.

Dulu aku tidak suka menyetrika pakaian, hampir sama dengan ketidaksukaanku mencuci piring. Tetapi paling tidak masih lebih baik, dan yang menyenangkanku, ekspresi umi selalu senang setiap kali aku selesai menyetrika. Aku jadi teringat beberapa tahun yang lalu, ketika aku belum rajin membersihkan rumah setiap harinya, aku membersihkan dapur dan mendapatkan pujian pertamaku dari umi.

Aku tidak bisa bohong dengan berkata aku tidak suka dipuji, tetapi bila harus ada orang yang memujiku, I want that person to be umi.

[ For your information, ditulis tanggal 16 tapi berhenti sebelum selesai karena ngantuk. ]Sebagian besar alasan mengapa aku mulai rutin membersihkan rumah juga untuk beliau anyway, di samping alasan aku memang menyukai kebersihan dan rumah bakal harus dibersihkan setiap harinya.

Umi adalah role modelku.

Umi mempunyai banyak teman, kenalan dan koneksi yang luas. Memiliki hubungan dengan para kolega dan mahasiswa yang harmonis. Pemikirannya terbuka tapi masih dalam batas wajar dan seorang yang cerdas, juga pekerja keras.

Melihat umi bekerja tiap harinya, berhadapan dengan dokumen demi dokumen yang tidak ada habisnya dan laptop yang terus menampilkan dokumen lain, paragraf lain, kalimat lain…

I can’t help but feeling hurt. Bagaimanapun, aku tidak banyak membantu selama umi bekerja. Malah biasanya (baca: lebih seringnya) menambah masalah pada beban beliau dengan pembangkanganku dan kebandelanku sebagai anak kedua berdarah panas yang keras kepala.

Diantara semua anggota keluargaku, aku paling senang memeluk umi. Rasanya nyaman, it feels like you’re back home even though we’re home.

Aku belum bilang, bukan?

Hari ini hari kelahiran umi. Dari perhitunganku, untuk umurnya yang ke empat puluh lima.

Pikirku, betapa cepatnya. Kupikir baru tahun lalu aku merayakan ulang tahunnya yang ke empat puluh dua, atau saat aku membuatkannya surat cinta di hari kelahirannya yang lain.

I don’t like the word aging.

Aku lebih senang menganggap bahwa di hari kelahirannya, seorang baru saja melewati sebuah tahap, level berikutnya untuk mencapai level tertinggi. Itu lebih nyaman untuk kubayangkan, mengingat aku tidak menyukai kata menua, biarpun menua adalah sepenuhnya normal.

And that’s all. Lastly, I want to say happy birthday, umi. I hope for a long, healthy and happy life for you.

For my lady, my madam, my queen, my empress, the woman I called mother. The one who bear me for 9 months, the one who feeds me and treats me for years until my height exceeds 150 cm. The one who keeps working hard everyday, the one that I love (wholeheartedly).

Thank you for being alive.

[ For your information, tulisan ini ditulis tanggal 16 dengan emosional tapi berhenti sebelum selesai karena ngantuk dan dilanjutkan keesokan paginya dengan terburu-buru. Hm. Better late than never, kan? ]

[ Bunch of another love for for my brother Azmi and my best friend Tazkia, who had their birthday on April’s 15th and 16th. Mi amor, dorks :* *puked blood* ]

[ Aku sedikit terkejut melihat tanggal publish tulisan ini. Apa karena gap perbedaan waktu? ]

_________((__((__((__((__((
_________ β–Œ__β–Œ__β–Œ__β–Œ__ β–Œ
______β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“
_____ {~*~*~ β˜…β˜…β˜… ~*~*~}
_____ {~*╔╦╗────────*~}
_____ {~*║╩╠═╦═╦═╦╦╗*~}
_____ {~*║╦║╬║╬║╬║║║*~}
_____ {~*β•šβ•©β•©β•©β•£β•”β•£β•”β•¬β•—β•‘*~}
_____ {~*β”€β”€β”€β”€β•šβ•β•šβ•β•šβ•β•*~}
_____ {~*~*~ β˜…β˜…β˜… ~*~*~}
______β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“
______ ≑‒≑‒≑‒≑‒≑‒≑‒≑‒≑‒≑
__β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’
__{~*~*~*~* β˜…β˜…β˜… *~*~*~*~}
__{~* ╔═╦╗─╔╗╔╗─╔╗────*~}
__{~* β•‘β•šβ• β•¬β•¦β•£β•šβ•£β•šβ•¦β•β• β•β•¦β•¦β•—*~}
__{~* ║╔║║╔╣╔╣║║╬║╬║║║*~}
__{~* β•šβ•β•©β•©β•β•šβ•β•©β•©β•©β•β•©β•©β•¬β•—β•‘*~}
__{~* β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β•šβ•β•*~}
__{~*~*~*~* β˜…β˜…β˜… *~*~*~*~}
__β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’
__≑≑‒≑‒≑‒≑‒≑‒≑‒≑‒≑≑‒≑‒≑≑
__β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’β–’
β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“
_ β–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Όβ–Ό_
β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“β–“
β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ
_______β–€β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–€.oβ€’Β°β˜…Β°β€’o.
___________β–€β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–€β˜… β˜…
_____________ β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ ☻ ☻
_____________ β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ
_____________ β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ
___________β–„β–„β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–„β–„

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s